Tuesday, October 17

Stop Beri Uang

Setiap hari saat saya berangkat bekerja menempuh sekitar 10 km jakal - baciro, setidaknya ada enam lampu merah yang menghadang jalan saya. Disana, selalu ada anak jalanan yang berusaha mendapatkan uang. Macam-macam pula caranya, sekedar meminta, ecrek-ecrek-tepuk-tepuk tangan sambil menyanyi, atau mengelus kendaraan yg sedang berhenti dengan kain kumal yang mereka bawa.

Rasanya tentu sedih melihat anak-anak kecil yang seharusnya sedang menikmati masa gembiranya tapi justru dieksploitasi. Masa kecilnya dirampas tanpa dia tahu dan bisa menolak. Dulu waktu saya kecil, rasanya hidup ini begitu bahagianya. Bermain dan bermain sepanjang hari. Tapi tidak begitu dengan mereka. Sepanjang hari mereka berada di perempatan yang panas menghirup udara penuh timbal. Salah siapa? Orang tuanya? Negara? Masyarakat? Sistem?

Daripada melempar-lemparkan kesalahan lebih baik kita lakukan sesuatu. Minimal, yang paling mudah adalah dengan tidak memberikan uang pada mereka. Mudah sekali, kita tidak rugi apapun dengan
melakukan ini. Karena dengan memberikan uang pada mereka justru akan membuat mereka betah tinggal dijalanan. Sadar atau tidak, uang receh yang kita berikan telah menjadi iming-iming bagi anak-anak itu untuk terus meminta.

Masa anak-anak adalah fase yang sangat penting dalam perkembangan kognitif manusia. Jika saat anak-anak mereka telah terbiasa untuk meminta minta dijalanan, konsep ini akan tertanam dengan mudah. Semakin lama akan lebih sulit untuk mengubah struktur mental anak-anak itu untuk tidak meminta-minta lagi. Menurut pengalaman teman yang mengelola rumah singgah, anak-anak ini susah sekali untuk diajak kembali sekolah maupun bekerja. Kenapa? Karena bagi mereka meminta-minta jauh lebih mudah, dengan hasil yang banyak pula. Pola pikir ini jika tidak diintervensi akan terbawa hingga dewasa.

Jika kita memang ingin membantu, masih ada begitu banyak cara lain selain memberikan uang. Memang, wajah-wajah polos itu sungguh membuat orang iba. Tapi kita tidak bisa melepaskan tanggung jawab kita pada mereka, hanya dengan memberi sekeping uang receh.
STOP BERI UANG PADA ANAK JALANAN! (cya)

0 komentar: