Saturday, July 4

Tuesday, May 15

FareweLL

cya pindah rumah!
cya pindah rumah!

postingan pada blog ini tidak akan diupdate lagi, sila buka http://cyapila.com saja

http://cyapila.com
http://cyapila.com

Thursday, March 29

Catatan Kulinerku




Mari bercerita tentang makanan. Dulu me adalah manusia yang paling pilih-pilih dalam hal makanan. Me tidak makan apapun yang berwarna hijau, tidak makan daging sapi dan kambing, juga berkata tidak pada seafood dan semua yang berbau laut. Sayapun menolak makan sesuatu yang masih menempel pada kulitnya, misalnya kulit ayam, kulit ikan, kulit tahu, kulit wortel apalagi kulit timun. Juga tidak pada sesuatu yang tadinya adalah tempat dimana mahkluk hidup menyimpan otaknya.

Ketika orang lain sibuk makan, saya sibuk memilah milah makanan diatas piringku, karena saya tidak akan makan sesuatu yang tak kuketahui itu apa, sebutirpun tidak. Ketika masih tinggal dirumah, kebiasaan ini tidak menjadi masalah. Mamaku sudah menyerah sejak dulu, jadi nyam.. nyam.. kumakan apa yang kusuka saja.

Masalah timbul ketika me tidak lagi tinggal dirumah. Kita tidak bisa terlalu memilih-milih makanan saat tinggal di kos-kosan. Terpaksa, pelan-pelan me mulai mencicipi berbagai hal. Ternyata tak terlalu buruk. Me mulai suka makan kulit ayam, mulai makan bayam dan tauge dan meningkatkan level kepedasan pada makananku.

Perjalanan juga sangat mengubah pola kulinerku. Pertama kali me makan kepiting hasil pancinganku sendiri di pesisir Pemangkat. Waktu itu papa mengajariku mancing dengan umpan udang di dermaga belakang rumah nenek. Kami mendapat banyak sekali kepiting besar-besar yang membuatku tergiur, kapan lagi makan kepiting hasil tangkapan sendiri? Lalu udang besar dan kerang. Pamanku di Mempawah menjamu kami dengan banyak sekali udang raksasa (lobster mungkin ya?) dan kerang-kerang yang walaupun agak amis menurutku tapi enak sekali. Agak ke hulu, ikan-ikan hulu Kapuas benar-benar membuatku ketagihan. Tiba di Jawa lagi, me sudah tergila-gila seafood, tapi, sulit menjumpai yang selezat itu disini.

Setiap perjalanan berarti makanan baru. Me berterimakasih pada Medan yang mengenalkanku pada Durian. Jangankan makan, mencium baunyapun me males. Tadinya. Medan saat musim durian, teman-temanku makan durian dengan rakusnya, mengatakan padaku bahwa me akan sangat menyesal melewatkan kesempatan makan durian Medan yang sangat enak di seluruh Nusantara itu. Baiklah, kapan lagi me ke Medan. Icip-icip. Icip lagi. Dan lagi. Apakah lebih enak? Entah.. ini kan durian pertama seumur hidupku.

Lalu Aceh yang membuatku tergila-gila kopi. Tadinya me bukan tak suka kopi. Tapi sehari empat kali ngopi senang sekali haha..

Tapi dimana-mana tentu me tetap cinta masakan padang. Dengan berbagai citarasa yang berbeda sampai redang manis rasa nanas di Sanggau. Dan kini saya sudah tak terlalu memilih makanan. Makan apa ayo mari. Pantes saja kalau mereka yang sudah lama tak jumpa pasti akan bilang.
"Fame? Kok gemukan ya.."

-selesai-ngetik-jadi-laper-banget-

Friday, January 5

Across The Universe



Baca detik hari ini ada berita tentang larangan pergi ke Karimunjawa. Itung-itung ternyata deket juga jalan kesana. Kumpulkan data dari milis dan googling, inilah hasilnya.

Maunya sih buat itinary lengkap tapi harus nunggu cuaca baik dulu kali ya..


Karimunjawa


Taman Nasional Karimunjawa merupakan gugusan kepulauan berjumlah 22 pulau yang terletak di Laut Jawa.

Wilayah ini memiliki luas 111.625 hektar yang terdiri dari daratan di Pulau Karimunjawa 1.285,5 hektar, daratan di Pulau Kemujan 222,2 hektar, serta perairan sekitarnya 110.117,3 hektar.

Kepulauan Karimunjawa tersusun dari rangkaian 27 pulau. Dari 27 pulau itu, lima di antaranya dihuni penduduk, yaitu Pulau Karimunjawa, Kemujan, Parang, Nyamuk, dan Genting. Sebagian besar penduduk fokus pada sektor perikanan.

I. TRANSPORTASI

1. Dermaga Kartini (Jepara)

Dari semarang naik bis ke jepara sekitar 1,5 jam Rp.10.000.
Dari jepara ke pelabuhan kartini. Kapal ferry dengan jadwal. Muat ratusan orang biasa dipakai pedagang lokal serta hewan ternak.

a. Berangkat Jepara - Karimunjawa
Tiap Rabu dan Sabtu
Dep: 08.00 Arrival: 14.30 (6,5 jam)
Tiket: Ekonomi sekitar Rp. 15.000 Bisnis: Rp. 35.000

b. Pulang Karimunjawa - jepara
Tiap Senin dan Kamis
Dep: 08.00 Arrival: 14.30 (mungkin bisa lebih)

2. Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Kapal cepat Kartini I (kapasitas 100 orang). Kondisi bagus dan ber AC kursi nyaman.
Kontak +62247602952

a. Semarang - Karimunjawa
Tiap Sabtu : Dep: 09.00 Arrival: 12.30 (3,5 jam)
Tiket: bisnis Rp. 108.000 executive: Rp. 120.000

b. Karimunjawa - Semarang
Tiap Minggu: Dep: 14.00 Arrival: 17.30

II. PENGINAPAN
a. Rumah penduduk yg disulap menjadi penginapan.
Silahakan mencari dan mudah, dengan harga rata-rata Rp. 80.000/malam

b. Homestay
Homestay turis: (kontak Mas Arif, Homestay Hamfah 0297312125)
Biaya per malam Rp 90-800 ribu.

Homestay murah: Tidur per kepala Rp 20 ribu, biasanya perkamar untuk 2-3 orang, makan 15 ribu
perkepala (dengan sejumlah tambahan makanan ringan dan air minum).

c. Penginapan terapung
80-120 ribu/orang/malam

III. TRAVEL SPOT
1. Diving
Pulau Menjangan besar, kecil, Menyawakan, Cemara, Pulau Tengah, Kapal Karam In Donor, Sambangan
2. Penangkaran Hiu, Kura-Kura
3. Konservasi Mangrove di Legon Lele
4. Melihat terumbu karang dari kapal kaca (lokasi di P. Menjangan Kecil) Rp 35 ribu/org.
5. dll

Daftar referensi:

Perjalanan ke taman nasional karimun jawa
Kontributor : Tri Laksmana
http://www.indobackpacker.com/content/view/95/1/

Map karimun..
http://www.indobackpacker.com/files/karimun.gif

Photo2x ttg karimun.
http://www.kurakuraresort.com/gallery.htm

Taman Nasional Laut Karimunjawa
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0501/08/Wisata/1454122.htm

Karimunjawa, Pesona yang tidak Terlupakan
http://mediaindo.i2.co.id/newsprint.asp?Id=2004101201205512&Jenis=c&cat_name=Wisata

Taman Nasional Karimunjawa
http://www.dephut.go.id/INFORMASI/TN%20INDO-ENGLISH/tn_karimun.htm

Karimunjawa, Mutiara Alam yang Terpendam
http://www.suaramerdeka.com/harian/0404/17/nas13.htm


Selamat Berlibur...

source: disarikan dari indobackpacker(at)yahoogroup.com, daftar referensi juga, gambar dari asiadivesite.com, judul dari lagu The Beatles

Thursday, November 30

Televisi adalah Racun

Tiga hari kemarin me sakit, Demam dan pusing mendera jiwa, jadi selama tiga hari itu me cuma bisa meringkuk di atas kasur memandang ke arah layar kaca yang memabukkan itu. Lalu saya tahu perasaan orang yang bilang, “Matikan tivimu” ataupun peribahasa terkenal “too much tv will kill you”.

Dari 12 channel yang tertangkap oleh antena tivi pinjaman itu (tivi lokal mudah terpedaya, metro berhasil meloloskan diri), semuanya kuamati sambil menikmati sensasi denyut di kepala. Pagi, terhibur dengan Sponsbob lalu Chalk Zone lalu Dora (pernah tayang tapi tak apalah). Tapi apa setelah itu? Ternyata jam tayang stasiun tivi kita sudah terkotak-kotakkan. Seperti ada yang mengatur bahwa garis besarnya adalah seperi ini:

jam 8-9 pagi
adalah jamnya gosip Dhani dewa (Mr Malechauvinis) yg mengancam menceraikan istrinya lalu sinetron pagi lalu gosip Maia Ahmad yang diancam oleh suaminya, berita kriminal lalu sinetron siang. Agak sore sedikit kita bisa ikuti gosip grup band Ratu yang akan bubar karena masalah rumah tangga personilnya (oh..ya.. tentu kita belum tahu gosip ini) beserta tentu saja sinetron sore. Berita, lalu muncul lagi sinetron prime time.

Jam 8-9 malam
sebagian besar masih sinetron tapi mulai ada film barat. Tiga hari itu kebetulan yang diputar adalah jenis rambo-ramboan dimana jagoan-diberondong-peluru-dari-atas-heli-baik-baik-saja-lalu-dia-menembak-heli-satu-kali-duer-heli -meledak-mati. Tetep sinetron lagi. Lalu ketika me terbangun jam 12 malam tebak apa yang ada di tipi? Sinetron laga yang jagoannya bisa terbang dan melawan siluman. Gila. Siapa sih yg ngikutin? (hayo tunjuk jari!)

Gambaran umumnya sih seperti itu, tapi dari 12 chanel, tentu ada 2-3 yang kebetulan pas tidak mengikuti tren yg berlaku pada jam itu, tapi sebagian besar tak ingin keluar dari jalur mainstream.

Tiga hari kemudian, demamku sudah sembuh tapi kepalaku masih berat. Siaran orang marah yang terus berulang di sinetron, gosip yang sama terus diulang (dengan narasi yg makin berbunga-bunga) dan film pukul-pukulan yg sama. Kenapa harus ada 12 channel kalau yang ditayangkan sama? Itu itu dan itu. Sedikit sekali acara bermutu yang memperlihatkan kekayaan budaya bangsa, luasnya alam dan dunia ini, sejarah kebudayaan bangsa atau apalah. Justru yang ada tayangan hedonis dan kekerasan. Padahal jelas-jelas kekerasan itu berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Lihat kasus yang terjadi sekarang, smackdown dituding sebagai penjahat utama penyebab agresifitas anak. Padahal bibit kekerasan itu sudah ditanamkan dari tayangan televisi jauh-jauh hari. Walah... lagi-lagi saya ngomongin anak-anak lagi. Pantesnya buka teka aja kali ya :) Ide bagus tuh..

Satu lagi.. rating acara yang tampil di sudut kiri atas, apa indikatornya? Masa tayangan kuliner pak Bondan Winarno yang damai aman nyaman makan-makan disamakan dengan film dimana jagoannya-menekuk-mencekik-lalu memukuli-si-penjahat-sampai-mati-dengan-kepala-pecah-darah-memburai-kemana-mana. Tanyakenapa!*

(Sudahlah, mending saya paksakan pergi ke kantor saja. Lama-lama begini bisa gila.)

^^cya’s

*tag sebuah iklan, sokoguru kehidupan pertelevisian kita

Monday, November 13

Zodiak Kamu Hari Ini

cya lahir 11 Juli,

Menurut Zodiak Masehi dan Horoskop Jawa dari sebuah portal berita,
nasib cya tanggal 14 November 2006 adalah:


Cancer
22 Juni - 22 Juli

Peruntungan: Hindari segala macam konflik. Hari ini sebaiknya Anda mencari jalan yang aman. Peluang terbuka lebar, sayang jika konsentrasi Anda terpecah.
Karir: Carilah celah untuk bisa mendekati atasan. Pastikan Anda tetap bisa menjaga sikap dan tak sampai mengundang kecemburuan rekan-rekan Anda.
Kesehatan: Kondisi badan terus menurun. Karena itu rajin-rajinlah berolahraga dan istirahat teratur. Kurangi aktivitas berbahaya yang menantang maut.
Keuangan: Jangan main spekulasi pada hal yang tidak pasti. Bukannya untung seperti yang Anda harapkan, tetapi bisa saja justru buntung yang Anda terima.
Cinta: Hubungan kisah kasih Anda sedang disorot banyak orang. Pandai-pandailah menjaga sikap dan kelakuan agar mereka tidak menemukan bahan gosip.

Karo
Lahir: 3 Agustus-25 Agustus


Maprabasapta: 2 (Satriya Wibawa)
Umum:
Boleh saja bereksperimen dengan hal-hal baru yang bisa membuat pengetahuan Anda bertambah. Namun, sebaiknya jangan sampai melampau batas.
Keuangan: Kondisi keuangan masih sedikit kacau. Namun, jangan khawatir masih ada banyak pintu yang akan berikan kontribusi bagi kemajuan keuangan.
Kesehatan: Kurangi konsumsi minuman bersoda yang berdampak kurang baik bagi pencernaan. Selain itu, minuman ini justru membuat Anda semakin gemuk.
Asmara: Beberapa masalah yang sempat mencuat nampaknya mulai bisa diredam. Jangan kacaukan masalah dengan pembicaraan yang memancing emosi.

Damn! Its a different way. Baru satu portal. Belum dibandingin sama sumber-sumber lain.
So do you still believe in astrology?

Numb

I've become so numb
I can't feel you there

Friday, November 10

Selamat Hari Pahlawan

Hari ini 10 November, hari pahlawan. Aku hampir lupa seandainya tidak ada email dari milis Membaca Pramoedya ditengah kesibukan menyelesaikan pekerjaan akhir pekan ini. Berita dari Antara tentang penganugerahan gelar pahlawan kepada RM Tirto Adisuryo, sang pemula yang mengilhami Kuartet Buru, karangan masterpiece Pramoedya Ananta Toer. Jarang ada yang mengenalnya, padahal beliau ini adalah perintis pers Indonesia, sekaligus pejuang kemerdekaan lewat terbitannya itu. Pemberian gelar ini adalah sebuah langkah baru yang memberi harapan untuk sedikit pencerahan kegelapan sejarah Indonesia.

Hal yang perlu dipertanyakan adalah, setelah acara seremoni ini, lalu apa? Setidaknya ada pengakuan. Bukankan percuma jika yang ada hanya seremoni. Sedangkan Tan Malaka yang sudah diangkat menjadi pahlawan nasional sejak tahun 1963 saja tetap ada dalam kegelapan sampai sekarang. Seingatku pada waktu SD dulu, sekita tahun 90-an, pahlawan nasional hanyalah Ayam Jantan dari Timur, Kartini dan Sultan Agung. Mari sekarang kita tanya pada anak muda jaman sekarang. Berapa orang yang mengenal Tan Malaka ataupun RM Tirto Adisuryo? Pasti mereka lebih kenal Baim Wong dan Jamie Aditya.

Dan masih banyak lagi bagian dari sejarah yang perlu ditarik ke tempat terang agar kita bisa belajar dari masa lalu. Bukankah bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa belajar dari sejarah? Selamat Hari Pahlawan.(cya)